Unspeakable

Again! I lost myself in many hesitations! Arrrrggghhhh! Damn!! T.T

Advertisements

Love at 20’s.. :)

Akhir-akhir ini entah kenapa saya sering menerima curhatan teman dan sahabat2 saya yang semuanya itu sama! Tentang problematika cinta *halah bahasanya.. memang dari dulu udah sering denger curhatan tentang hal ini secara saya prefer to listen than to talk.. coz yes, I’m a listener type..

Anehnya.. akhir2 ini ceritanya setipe semua.. ga jauh2 dari broken heart dan marriage.. even buat sahabat saya yang ga pernah cerita masalah ini sebelumnya jadi tiba2 cerita.. the fact is, me and my friends have already 20’s which is mean that we are mature enough to start thinking ‘bout this one word.. love..

I found many thing from their stories.. yang patah hati itu efeknya ampun2an.. males makanlah, gelisah gundah gulanalah, sakitlah, ga bias tidurlah, bias jadi kuruss (pantesan saya ga kurus2.. haha.. tapi males deh klo kurus cuma karna hal beginian:P), dmm (dan macem-macem)… Wow!! Emang segitunya ya? Hehehe.. ada satu hal lagi yang saya simpulkan.. cinta dan benci hanya dipisahkan selembar kertas.. tipis sekali bedanya.. awalnya cinta mati2an, begitu patah hati sampe bisa benci mati2an.. awalnya memuja2 layaknya raja/ratu, akhirnya mengutuk2 tujuh turunan.. hoho *lebay..

Welllogically, di umur2 seginilah kita, as an adult, diuji kekuatan dan keyakinan terhadap takdir Allah SWT… sering sekali kita denger.. Jodoh Allah SWT yang mengatur.. Jodoh ga akan kemana.. disinilah kita diuji, apakah kita yakin bahwa Allah SWT memang sudah mengatur jodoh kita?

Analogi sederhana saja.. ketika seorang sahabat datang kerumah membawa cake coklat.. kemudian sahabat memotongkan kue dan menyodorkan suapan pertamanya kepada saya.. tentu akan langsung saya makan tanpa pikir panjang karena takut diracuni.. itu karena saya yakin dan percaya pada sahabat saya.. dan.. apakah seperti itu juga keyakinan akan ketentuan Allah SWT akan jodoh yang sudah ditakdirkan?

“…Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…”. (Al-Qur’an surat ke 24 ayat ke 26).

Kalau saya menginginkan laki-laki yang baik, maka saya harus menjadi wanita yang baik-baik pula.. Kalau saya menginginkan laki-laki yang sholeh, maka saya harus menjadi wanita yang sholehah pula.. So, what am I going to do right now is preparing myself to be who I want to be with.. cukup logis! hohoho

Overall, this is not a judgment, just an opinion from an ordinary woman like me.. and to all my friends.. thank you for your trust and your stories of colorful and meaningful life.. many lessons for me..