Sighhhh……

I’m getting tired….

I wanna sleep tight even just one night….

Let me feel free to think nothing, not the job nor the preparation…

I just want a little rest, please…….. T.T

Advertisements

Togetherness :)

Couple weeks ago. Lagi super sensitif, istilah kata dicolek dikit langsung berapi2 (emangnya korek?? hihi) atau bahkan jadi miss no comment yang males akut buat ngomentarin ato dengerin keluhan orang.. lagi banyak mikirin hal2 yang ga jelas dan ga penting juga untuk dipikirin sebenernya.. Banyak manyun dan merenung.. well, pokonya lagi engga banget deh! hihi:P

Tapiii…..

Beberapa minggu kemudian benar2 melelahkan nan menyenangkan… No day in loneliness !! Fyi, I’m a melancholic-phlegmatic girl who have to make a lonely day after intents interaction with others.. haha.. so, nampak aneh bisa melewati minggu ini tanpa perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri, dan ternyata bisa plus menyenangkan.. ^^

Kenapa melelahkan? mengingat semua agenda adalaahh MAEN a.k.a hedon a.k.a gila2an! yang menguras tenaga plus menguras pundi2.. tapi terbayarkan ga dengan bentuk materi lagi, lebih dari itu.. πŸ˜‰ *padahal niat awal mo ngirit sengirit2nya demi hidup di ibukota πŸ˜› Agendanya dimulai dari mentoring, nonton film2 gress, dinner, makan siang, belanja, karokean dll dijalanin bareng2 semuaaa… cuma ada yang belom! olah raga dan diet bareng!!! huahahahah.. *yu ah next agenda… πŸ˜›

Menyenangkan punya orang2 tersayang yang mau meluangkan waktunya untuk sebuah kata ‘Kebersamaan’.. karena kebersamaan itu mahal..^^

Oya, Next week gonna be my week... let me finish my existing job and do the preparation.. hoho… sampai jumpa di hari2 kebersamaan berikutnya.. can’t wait those lovely moment..

The existing me..

Lama ga update postingan gara-gara sibuk ga jelas.. hahaha.. *alasan klise

Menjelang kepindahan saya ke instansi yang baru, otomatis saya harus serah terima jabatan dulu dengan pengganti saya.. Transfer ilmu dan jobdesc.. Plus, reporting tentang kegiatan yang sudah dilaksanakan yang merupakan tanggung jawab.. udah gitu, ada tambahan kerjaan pula yang harus saya bereskan… yyuuuu…

Plussss… persiapan pindahan dan persiapan nikahan sahabat saya, yang otomasti perlu jadwal khusus untuk beli bahan kebaya, beli kerudungnya, jait kebanyanya, dan kegiatan keputrian lainnya.. heuheu..

It just several days left for me to leave my lovely family, bestfriends, and neighborhood for my future career… so, di bulan ini juga saya banyak janji untuk reunian a.k.a ngumpul-ngumpul di tiap weekend dan bahkan di jam-jam pulang kerja… sampe tengah malem pun, hajar!!! hahahah :))

Ditambah lagiiii… rumah lagi direnovasi pula! otomatis rumah berdebu selalu… otomatis banyak kerjaan rumah yang numpuk sepulang kantor.. plus lagi ibu saya belum pulih total pasca operasi… So, waktu 24 jam nampak berlalu cepaaaaaat sekali… 😦

But, I enjoy it.. semua memang harus dinikmati… Alhamdulillah masih banyak kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang tersayang yang belum tentu bisa saya sering temui pasca pindahan nanti…

For now,Β  saya akan hadir untuk keluarga, sahabat-sahabat, dan untuk semuanya… karena setiap detik yang dilewati itu sangat berharga dan indah untuk dikenang.. πŸ™‚

Gonna miss u all…..

Kapan?

On Family gathering a.k.a Arisan keluarga…

Q: “Teh, mana atuh calon teh?”

A: “Tenang ua… itu mah ntar aja kalo kerjaan udah jelas”

 

Arisan berikutnya…

Q: “Fris, kumaha padamelan teh? ayeuna dimana?”

A: “Di konsultan sambil coba2 yang lain juga, mang”

 

Pertemuan lain…

Q: “Alhamdulillah geuning tos katampi di ditu. Nah pan padamelan tos gaduh, atuh kapan nikah?”

GUBRAAAAAAAAKKK!! *masih inget aja nih

A: (cari jawaban aman) “Siap2 terima undangan aja, ua”

Q: “Sok atuh paduluan2 dengan jeung si neng”

*emangnya F1? balapan? Hahahahahah.. :))

Abis merid, pasti ditanya kapan punya anak, abis punya anak ditanya kapan ngasih ade, berikutnya kapan si anak nikah… dst… What a never-ending life-question.. hohohoho…:P

 

Hectic Days

Nov, 9th 2009

Kereta Bandung-Jakarta, deadline daftar ulang. Tidur sepanjang perjalanan secara AC pol! plus malem sebelumnya tidur cuma 3 jam gara2 nyiapin berkas yang belom komplit untuk daftar ulang hr ini.. (Ulah keganasan sistem deadline.. haha). Busway Jakarta. Gelantungan dan transit sampai akhirnya tiba di tujuan dengan selamat. Berkas yang sudah komplit bin lengkap (secara udah dipelototin dan dicek kelengkapannya berhari2) diserahkan. Di checklist. Lengkap semua. Dikasih jadwal training dan dipersilahkan pulang… (hadoooohhhh.. jauh2 ksono, cuma gitu doanggg??ckckck) akhirnya meluncur balik ke stasiun Gambir. Makan siang. daannn tidur siang di kereta Jakarta-Bandung.. Hahaha.. Otw ke Bandung, ada yang telfon.. “mba, wawancara besok bisa?”.. huaaaa… ditanyain ternyata.. langsung dengan berat hati bilang “ga diambil mba, sy mengundurkan diri”.. Stasiun Bandung, mushola. Kepikiran mau nge-mandep, tapi dapet kabar kalau ibunda tercinta siap-siap ke rumah sakit, bed rest buat persiapan operasi. Langsung melundur ke rumah. Rumah. Ngaso sebentar langsung siap-siap cabut ke RS. Santosa Hospital. Nemenin mamah sambil nonton Discovery Channel (secara di rumah ga punya parabola.. ndeso.. haha). Tengah malem, pulang ke rumah.. dan haripun berganti.. πŸ˜€

Nov, 10th 2009

Masak buat sarapan.. hoho.. Beres2 rumah dan beres2 diri :P. Santosa Hospital. Menunggu 3 jam di ruang tunggu operasi. Mamah siuman dan mulai mengenal anak tercinta, dan saya langsung meluncur ke rumah mengantar nenek yang ikut menunggu operasi mamah, mengantar sang adik sampai menemukan DAMRI sang tambatan hati.. haha.. dan ke kantor mengingat ada meeting dengan rekan seruangan dan saya yang menetapkan jadwal itu. Kantor. Meeting – brainstorming. Tiba2 di telfon “Teh, mamah udah mo pulang sore ini juga. Jemput ya jam 4an.” Hyaaaaahhh.. baru juga bentar nongol di kantor. Back to Santosa. Beres2 bawaan mamah dan papah beresin masalah administrasi. Setelah beres semua, I’m Home! πŸ™‚ Rumah. Tamu2 yang entah darimana dapet info mamah operasi pun berdatangan, pertanda new job! menjamu.. haha.. Tiba2 laper dan tiba2 pengen bakso malang.. Sekalian mengantar titipan teman, akhirnya ditemani sang motor tercinta meluncur ke arah buah batu.. less than 50kmph!bukan si gw banget!! haha.. maklum lagi melepas lelah dan menikmati indahnya malam2 bermotor..:P Enggal. Beli bakso malang yang menggoda, dibungkus. Daaannn.. makan malamlah saya dengan sang bakso…. Yummy!!!!!!! What a Nice Closing. wasn’ t it?? hahaha πŸ˜€

oya…..Happy birthday, Dad!!Maaf cuma bakso malang… huhuhu.. Wish the best for u.. always…:)

Then.. I Choose My Own Path

Sudah berminggu rasanya saya meninggalkan aktivitas blogging.. maklumlah lagi semangat berburu! haha..

This is me.. never stop searching for my best in every single of my day sejak detik saya mengenakan baju kebesaran (toga-red).. Saat itu, saya dengan idealisme sebuah anak bangsa bertitel strata satu lulusan sebuah universitas gajah ternama (katanya), punya sebuah angan bahwa suatu saat nanti, saya akan menjadi seorang wanita karir yang bergelut dengan dunia perminyakan atau pertambangan yang penuh tantangan yang sesuai dengan bidang keilmuan saya, mengenakan kostum lapangan yang biasanya berwarna menyala, mengenakan helm dan kacamata pelindung, dengan sebuah latarΒ  site tambang dengan berpuluh dumptruck besar yang tentunya berpuluh-puluh kali lipat besarnya dibandingkan saya..:P dan tentunya dengan income yang luar biasa besarnya.. hehe.. dengan egosinya saya memilih ogah untuk berkakarir di jalur PNS.. ckckckck πŸ˜›

Dulu, jaman mahasiswa, dengan ringannya (atau lebih tepatnya dengan sombongnya) saya beranggapan bahwa lulusan institut gajah ini terjamin masa depannya yang dimulai dari kemudahan mencari kerja.. πŸ˜€ Jauh, man! hidup itu ga semudah yang dibayangkan.. demi mewujudkan angan, saya ladeni semua vacancy yang mengarah, tahap demi tahap seleksi pun saya ikuti dan diiringi dengan doa tentunya.. mulai dari oil gas company bertaraf internasional, nasional, hingga BUMN dan akhirnya PNS (dicoba karena mulai pesimis dengan keadaan).. Ibukota dan kota hujan pun menjadi saksi.. haha..

Entah saya sebut ini ironis, malang, untung atau apapun itu, saya bisa lulus hingga tahapan akhir yang umumnya jika tahap itu saya bisa lewati, maka satu langkah akhir lagi saya resmi bekerja di perusahaan itu.. harapan makin membumbung tinggi ketika makin banyak tahapan yang berhasil saya lewati, dan hal ini berbanding lurus dengan sebuah kata kecewa yang kadarnya akan makin tinggi dengan tahapan kegagalan yang saya alami..

Tak jarang hati yang awalnya tegar dan tetap bersabar, mulai terkikis hingga muncul berbagai keluhan, pesimistis, hingga pikiran negatif.. Doa yang dipanjatkan serasa tak disentuh Yang Maha Kuasa (Duh Gusti, hampura).. Diri ini sempat terjerumus dalam kegamangan luar biasa untuk menghadapi fakta bahwa perjuangan yang dilakoni tak membuahkan hasil.. sebuah titik rendah yang saya lampiaskan dalam hari-hari yang penuh dengan lamunan dan kebingungan.. Bagaimana tidak? saya seorang lulusan institusi yang dibanggakan banyak orang, ber-IP tinggi, berusaha pontang-panting kesana kemari, namun kenyataan serasa sama sekali tidak berpihak.. hingga akhirnya ada sebuah tawaran kerja yang jauuuhhh dari angan bahkan jauh dari bidang keilmuan dan saya ambil…

Dari titik masa itulah saya menemui rekanan, sahabat, dan banyak makna hidup melalui evaluasi diri… mindset saya mulai beralih dari tarikan negatif menuju positif.. mulai melihat ke bawah, bahwa hidup saya masih jauh lebih beruntung dibandingkan dengan orang lain yang jauh lebih berpeluh dalam menjalani detik-detik hidupnya… hidup itu untuk ibadah, bukan untuk kehidupan duniawi semata, dan hidup sudah seharusnya dijalani dengan sebuah keihklasan dan penuh rasa syukur..

We learn wisdom from failure much more than from success. We often discover what will do, by finding out what will not do; and probably he who never made a mistake never made a discovery – Samuel Smiles

Saya mulai menemukan terapi pemulihan kondisi untuk segera bangkit dari sebuah keadaan yang saya sebut ‘futur’ dan ‘terpuruk’.. hingga di kemudian tahunnya panggilan tes pekerjaan berdatangan dan lowongan kerja bermunculan.. sebuah harapan besar kembali muncul di benak.. diawali dengan sebuah niat, doa dan ikhtiar..

Bismillah, ya Allah mudahkan dan lancarkan langkah saya..

Saya kembali menuju sebuah pencarian dan kembali menemukan penantian ketika di tahap-tahap akhir umumnya perusahaan asing cenderung unpredictable dalam memberikan pengumuman kepada para kandidatnya.. saya pun kembali harap-harap cemas.. πŸ˜›

Deringan telefon dari sumber yang saya kenal, tak kunjung memanggil… saya mulai mengevaluasi, apakah ada yang salah dengan saya? Setiap doa yang saya panjatkan berharap agar perusahaan tersebut berkenan menerima saya… namun, kondisi tak bergeming.. hingga akhirnya saya menyadari bahwa saya terlalu egois meminta sesuatu yang menurut saya baik tapi belum tentu menurut Allah SWT..

Ya Allah ya Rabb.. Berikanlah yang terbaik untukku..

Hingga akhirnya sebuah pengumuman online sebuah departemen pemerintahan mencantumkan nama lengkap saya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.. Alhamdulillah.. Sebuah hasil yang jauh dari ekspektasi saya.. Cerita tidak berhenti sampai disitu.. saya kembali dihadapkan dengan sebuah angan dan mimpi indah saya dahulu.. dengan mengambil langkah ini, tentunya akan menjauhkan saya dari mimpi saya 180 derajat dan akan menjebak saya dalam sebuah stagnansi, yaitu kontrak hingga masa pensiun saya..

Saya hanya manusia biasa, yang memiliki idealisme, egiosme, dan sebagainya.. tetapi hidup memang terkadang sesuai dengan keinginan.. Hidup perlu untuk realistis.. saya sebagai wanita, tentunya memang berpeluangΒ  lebih kecil dibandingkan kaum pria untuk bekerja di lapangan, suatu saat saya akan membina rumah tangga dan mengemban amanah sebagai istri dan ibu.. dengan saya bekerja di lapangan mungkin akan ada kesulitan tersendiri bagi saya..

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu; dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-baqarah;126)

Langkah yang saya ambil ini bukan berarti saya mengubur dalam-dalam obsesi saya.. coz hey! I am gifted an incredible brain.. I’m sure I’ll found another way to bring it into reality.. Saat ini, saya akan menjalani dan mensyukuri semua anugrah yang Allah SWT berikan kepada saya..

Ya Allah..

jika langkah ini memang yang terbaik bagiku..

untuk menuju syurga-Mu..

untuk meraih ridho-Mu..

dan tegaknya Dien-Mu..

Bimbinglah saya agar selalu istiqomah di jalan-Mu..

Hidup memang penuh misteri, hanya Allah SWT yang tahu persis apa yang akan terjadi esok.. Wallahualam..