Bersahabat dengan Sijuput :p

Yup.. sijuput (si hijau putih) yang mengantar saya menuju tempat saya menghabiskan waktu lebih dari 8 jam per hari.. So, it’s almost 3 months I’ve been living in this unsleepable town yang juga berarti sudah hampir tiga bulan saya bersahabat dengan sijuput.. For those who live here,Ā  know exactly the well-known sijuput.. I think you know what I mean by sijuput.. Yes! sijuput a.k.a kopaja.. hoho..

Sijuput merupakan sebuah kerangka bermesin dan beroda yang aneh bagi saya.. karena memang tidak ditemukan di kota kelahiran saya.. sepertinya, ukurannya yang nanggung (tidak sebesar bis dan tidak sekecil mobil pribadi) terlalu besar untuk ada di kota kelahiran saya..hehe.. Cerita punya cerita, banyak kejadian yang saya alami dari mulai proses perkenalan hingga persahabatan saya dengan sijuput.. At the beginning, saya suka ‘geumpeur‘ (a.k.a was-was) acapkali mulai dihadapkan dengan sijuput karena banyak cerita, rumor, maupun isu yang patut dipikirkan tentang sijuput, ya copetlah.. ya kebut2an lah.. @.@

Untuk naek sijuput harus sigap, dan setengah mengejar, why? jangan harap sijuput mau berhenti total untuk beberapa detik menunggu kita sang penumpang.. tekniknya, siap2 kaki kanan dan tangan untuk pegangan ke ganggang pintu kopaja.. šŸ˜€ belum ada kedua kaki kita mendarat di lantai sijuput, biasanya sang supir langsung tancep gas.. šŸ˜› Nah, pada saat mo turun, 0.5 meter dari tempat perhentian sebaiknya siap2 menuju pintu turun.. Berhubung sijuput sangat2 tidak sunyi, kata2 “kiri, bang!” ga ampuh buat bikin sijuput berhenti.. so, kita musti ketuk2 jendela kaca dengan koin atau pake teknik ‘nyintreuk‘ (a.k.a ketuk2) langit2 sijuput sebagai pertanda kita mo turun.. dan inget! hukumnya wajib buat kita turun diawali dengan kaki kiri.. karena pengalaman saya, turun dengan diawali kaki kanan bikin kita ga seimbang daaann kemungkinan jatuh.. hehe.. dan jangan harap juga sijuput mau berhenti total menunggu kedua kaki kita mendarat di pinggiran trotoar atau jalanan, kadangkala di tengah jalan.. haha..

Pagi ini, sijuput memberi keanehan lagi.. as usual.. beberapa meter menuju pemberhentian, saya sudah siap2 stand by di pintu sijuput yang kebetulan saya saat itu ga pegangan dengan kuat siap2 mo ketuk2 langit2, daaann sijuput berhenti mendadak! duukkk!! si saya nabrak kursi dibalik pintu si juput! (weeewww.. lumayan tuh si kaki tangan bentur sana sini..:P) eehhh.. si abang tukang bakso eh abang supir sijuput malah ngomel2 ngedumel2, yang klo teman saya artikan, dia ngomelin saya gara2 ga sabaran mo turun.. huaaaaa… yang ngerem ngedadak siapa yang marah siapa?? ckckckck.. sijuput oh sijuput.. šŸ˜›

Walaupun sijuput punya banyak keajaiban yang bikin hati, kening, dan pikiran berkerut2 dan rasanya ingin meremas2 sijuput.. tapi sijuput tetap bisa diandalkan buat kesana kemari di kota betawi dengan harga ekonomis.. hoho šŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s