Tanya tentang Beasiswa?

Haaiii gaeess,, lagi mau share dan komentar sedikit tentang beasiswa,, postingan ini terinspirasi Pak Made Andi yang entah kenapa akhir-akhir ini sering posting tentang perkara beasiswa AAS  (ADS saat itu) dengan bahasa yang agak tajam dan sedikit menukik menusuk, tidak sehalus jaman saya mengikuti tulisan beliau 3 tahunan yang lalu,, hoho

Sepulang saya dari negeri kangguru, alhamdulillah banyak yang terinspirasi dan termotivasi untuk mengikuti jejak saya, berburu beasiswa. Saya jadi semacam ‘narasumber’ calon-calon pemburu beasiswa. Hal ini juga terjadi di kalangan teman-teman se-alumni. Kami, tentunya semangat untuk menebarkan informasi seluas-luasnya tentang beasiswa yang pernah kami terima. Bangga rasanya kalau pada akhirnya banyak yang berhasil ikut jejak kami, mendarat dan berburu ilmu di negeri orang. Ya karena kami tahu, bukan hanya ilmu teoritis segunung yang bisa didapat tapi juga ‘ilmu hidup’ lainnya yang luar biasa indah untuk dikenang. 🙂

Uniknya, dari yang bertanya, saya bisa menerka mana yang sedang serius, belum serius atau hanya iseng semata.. hehe.. Kadang, ada yang tanya sampai detail sampai saya jawab berbusa-busa, ada yang bertanya selewat saja, ada yang meminta contoh isian formulir saya, ada yang sampai minta rekomendasi untuk mereview form isian pendaftaran beasiswa mereka.. *aduuhh da aku mah apa atuh bukan panitia seleksi beasiswa* :p

Flash back menjelang akhir 2012, saat saya mendapat informasi lowongan AAS, saya tidak punya kenalan siapa yang bisa saya jadikan narasumber untuk menunutun saya mengisi formulir, apa saja yang harus disiapkan, bagaimana prosedurnya, dsb. Saya? bingung bertanya, googling berjalan. Di link beasiswa biasanya sudah dilengkapi dengan buku panduannya sampai ke link video tentang prosedur seleksi. Saya download, dengar dan baca panduannya sedetail-detailnya. Kurang informasinya? kurang googling tandanya. Blog Pak Andi ini sudah semacam paririmbon buat saya mengikuti seleksi beasiswa, saya baca semua postingan tentang AAS dari A sampai Z. Masih kurang? Saya ikuti dan baca semua blog-blog tentang pemburu beasiswa luar negeri. Ya, berbulan-bulan kerjaan saya googling seputar beasiswa hingga form terisi mantap dan dikumpulkan ke kantor beasiswa.. huehue :p

Bukan takabur, tapi saya jadi berpikir, ulasan Pak Andi tentang ‘Kamu punya mental beasiswa?’ banyak benarnya. Kalau sudah berniat, diikuti dengan banyak membaca, pertanyaan-pertanyaan yang banyak meluncur ke saya akan lain tentunya. Ga heran, kalau pertanyaanya masih general, ya cukup saya jawab “baca aja panduannya, nanti kalau ada yang kurang jelas tanya saya lagi” :p

Masalah rezeki termasuk beasiswa sekolah baik dalam negeri maupun luar negeri ini memang takdir dan rahasia Allah SWT. Ada yang cukup sekali dan ada yang perlu berkali-kali mencoba hingga akhirnya lulus seleksi. Tapi saya percaya  ada campur tangan ‘desire and effort’ di dalamnya. Saya masih dan akan selalu terbuka untuk menebar semangat menimba ilmu dimanapun itu. Tapi at least baca-baca dulu lah yaaa jangan mentah-mentah kalau nanya… huehehe… Semangat sampai mampus pokonyah!!! 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s