Mahasiswa Perantau dan Dapur

Konon katanya the power of kepepet is amazing. Nah ini juga yang sepengetahuan saya terjadi di kalangan mahasiswa perantau yang hidup di negeri non rupiah jadi kepepet mepet dapur demi kemaslahatan dompet di saku.. Huehehe..

Di Australia misalkan, seporsi (ya kalau buat orang Indonesia bisa dua kali makan) itu sekitaran 8-12 AUD (setara dengan 80-12oribu rupiah). Kebayang kan bangkrutnya kalau sehari makan tiga kali belum lagi kalau mahasiswanya bawa istri dan anak. Untuk yang single-single, dihitung-hitung mendingan ceplok telur plus nasi sisanya ditabung buat modal traveling.. huehe

Even pria-pria yang kebergantungan ibu, atau istri buat makan, karena jadi single fighter kepaksa melipir dapur, nyalain kompor, masak sebisanya, yang ga bisa ya dibisa-bisain walau rasa berantakan yang penting perut kenyang dompet selamat.. haha

Saya, juga termasuk golongan mainstream yang menjadikan dapur sebagai ruang belajar kedua bahkan sebagai tempat pelarian dan procrastinate yang super menyenangkan.. Hahaha.. Masaknya jadi naik level, karena apa yang dipengen belum tentu juga dijual di resto asia  maupun resto Indonesia, macam cireng, cilok, seblak, dsb.. :p

Berhubung inet kenceng, saya lebih prefer meluncur ke link resep2 kece daripada baca-baca jurnal buat bahan assignment.. haha.. ya at least, ga bisa konsen belajar tapi tetep bisa fokus ngunyah.. perut kenyang hati senang kan yaaa? Masak keseringannya jadi lebih seru daripada kuliah.. haha.. jadi, ga heran kalau kemampuan teori ya gitu-gitu aja, tapi keahlian aduk2 adonan jadi advanced gitu.. nyehehe :p

Suatu saat saking keseringannya saya posting dokumentasi homemade food daripada dokumentasi belajar kelompok di sosmed, teman komentar “lo kuliah engineering apa culinary fris?” ahahaha.. lalu taun berikutnya saya pulkam, dia sekola merantau dan lebih sering posting homemade food ala dia,, see??? mahasiswa dan dapur memang tak terpisahkan sebagaimanapun ga cocoknya mereka.. ahahaha

Next, saya share papasakan yang sempet saya masak dan kepoto.. ya kali menginspirasi untuk lebih rajin masak daripada belajarnya.. muahahaha 😉

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s