Mama India Sierra Sierra

Some how.. I miss everyone.. My Lord, Mom, Dad, Sis, Fams, Boyf, Bestfriends, friends, neighborhood, everyone who always stay in my heart, soul and life… :)

… dan sedih gitu aja pas denger lagu iniihh.. sampe berkaca-kaca.. :p

When your down and troubled
And you need a helping hand
And nothing, whoa nothing is going right
Close your eyes and think of me
And soon I will be there
To brighten up even your darkest nights

You just call out my name and you know wherever I am
I’ll come running, oh yeah baby, to see you again
Winter, spring, summer or fall
All you’ve got to do is call
And I’ll be there, yeah, yeah, yeah
You’ve got a friend

If the above you
Should turn dark and full of clouds
And that old north wind should begin to blow
Keep your head together and call my name out loud
And soon I will be knocking upon your door

You just call out my name and you know wherever I am
I’ll come running, oh yes I will, to see you again
Winter, spring, summer or fall
All you’ve got to do is call
And I’ll be there, yeah, yeah, yeah

Hey, ain’t it good to know that you’ve got a friend ?
People can be so cold
They’ll hurt you and desert you
Well they’ll take your soul if you let them
Oh yeah, but don’t you let them

You just call out my name and you know wherever I am
I’ll come running, oh yes I will, to see you again
Winter, spring, summer or fall
Hey now, all you’ve got to do is call
Lord, I’ll be there, yes I will
You’ve got a friend
You’ve got a friend

Ain’t it good to know that you’ve got a friend ?
Ain’t it good to know that you’ve got a friend ?
You’ve got a friend

Miss you all!!! *bighug*

Welcome, December 2011 :)

heihoooo readers! I’m back! *taraaaaaa*

kenapa baru mulai posting lagi bulan Desember? tadinya mau 29 November pas hari jadi saya (jadi anak ibukota-red) yang ke dua! *eng ing eeengg :p tapi ada rapat penting yang tak bisa ditinggalkan… *alasan ngawur biar dikira keren :) )

okay,, ada apa dengan desember? Desember itu adanya stelah november.. (penting!) ohohoho.. pertanyaan berikutnya? apakah desember akan ceria? makin galau? makin jelas? membawa misteri? makin eksklusif? makin keren? makin kurus? *pletak*

Yup! jadi sudah dua tahun saya meng-ibukota.. ibarat anak balita, udah bisa ngorondang udah bisa bilang mama papa mamam.. *iya gituh? :p dua tahun di jakarta bukan berarti saya tau musti naik apa kalo mau ke mal taman anggrek atau MOI.. belom pernah kesana soalnya.. huehehe.. kalau ditanya jakarta timur, barat, selatan, utara maupun pusat, saya ga hafal semuanya hafal jalan paling cuma blok m-sarinah.. haha.. paling jauh ya ke serpong BSD itu juga taunya kalau pake kereta dan itupun setiba di stasiun pasti dijemput.. haha.. kalau bis paling jauh ya ke bekasi *ehm :p kesimpulannya, Jakarta aja belum pernah diubek-ubek apalagi kalau ditanya depok, pamulang, dansekawanannya, negeri mana itu ya?? haha

Dua tahun disini, bukan berarti kerasan.. tapi terpaksa *an honest me*.. hehe.. lebih karna tuntutan pekerjaan demi sebongkah berlian dan segenggam tiket perjalanan dinas *loh?!! engga diiingg.. demi bakti diri untuk nusa dan bangsa *eaaa heroik seukali tapi ga sekeren ini sebenernya.. haha :p dua taun ini juga saya mulai dunia yang baru, jadi abdi negara, jadi birokrat.. yang awalnya main2 ilmu di air bersih, lanjut sampah drainase, lanjut fokus di drainase.. (okey, I know what’s on ur mind.. jakarta akhir taun yang bertaburan gorong-gorong) disini banyak banget belajar untuk liat sesuatu dari sudut pandang yang beda.. yang awalnya hobi ngedumel kenapa sampah di bandung sampe menggunung sampe ngerti kenapa itu sampah bisa ngegunung.. well, banyak faktor yang nampaknya akan membuat saya terlalu keren kalau dikupas tuntas disini.. haha..

Tapi, ini juga jadi tahun kedua saya adaptasi di ruangan dengan individu2nya yang baru, atasan baru, proyek baru, manajemen baru.. ilmu yang ga baru tapi lebih fokus.. mengenai kepuasan kerja? honestly, I could summarize this end of year as  my low point to develop my self.. the time when I am hunger of a chance and trusts.. *halah bahasanya :p

Di awal Desember ini, sudah antre undangan nikah.. *eaaa .. hal kaya gini ini yang bikin para wanita (atau mungkin hanya sebagian wanita) ngerasa gatel, gemes, geregetan, dagdigdug, uring2an, gelisah dan harap2 cemas.. dengan sejuta tanya yang berulang: ‘giliran saya kapan?sama siapa?’ walau toh setelah si teman menikah, rasa itu musnah perlahan daaaann pasti muncul lagi di undangan berikutnya.. haha.. *semacam siklus hidrologi* :p

Desember ini juga saya (teman2 saya terutama) lihat perubahan signifikan akan ke-lebar-an saya.. duuududududuuu.. :p sebenernya ada targetan tahun ini mencapai angka ideal.. tetapi oooh tetapii.. Diet always starts tomorrow! hahahaha :) ) jadi yasudahlahyaaa.. yang penting sehat wal’afiat selalu.. dan terus berupaya sehat! Amin..

sebenernya ini masih baaanyaaakk yang pengen ditulis,, tapi keburu hoream,, hahaha..

my last sentence: December, please be nice :) bismillah…

 

 

 

 

November, 17th

November, 17th..

  • An inspiring day from inspiring people to inspire one post.. So let me share :)

 November, 17th..

Minggu ketiga di bulan november..

Akumulasi kejadian dari hari pertama..

  • Pergantian usia.. bagi adik yang mulai memasuki usia selisih 2 tahun dengan kakak.. yang sedang melewati masa penggalian analisis ilmu yang tertuang di lembaran2 yang akan terjilid rapi sebagai prasyarat untuk menambah rangkaian nama dibelakang nama lahir, yang akan dikenang sepanjang masa..
  • Pergantian usia.. bagi ayah hebat sudah mulai terlihat semakin banyak kerutan-kerutan yang ternyata luput dari pandangan2 singkat saya.. usia yang menandakan satu tahun menjelang masa rehatnya sebagai pegawai..
  • Kebahagiaan besar.. bagi banyak sahabat yang menyempurnakan setengah agamanya.. yang akan mengemban amanah lebih tinggi sebagai makhluk-Nya..
  • Keajaiban luar biasa.. bagi banyak sahabat yang sedang menikmati buah hatinya mulai bisa berucap, berlari-lari kecil atau membaca ini itu..
  • Duka.. bagi sahabat yang mengalami rasa kehilangan luar biasa atas tutup usianya seseorang yang terkasih.. sebuah ujian kesabaran dan keikhlasan.. empati dan simpati luar biasa bagi yang turut merasakan..
  • Ujian dan pertanyaan besar.. bagi sebuah kebersamaan yang terjalin..

 November, 17th

Tanpa maksud mengecilkan, mungkin,, di luar sana lebih banyak lagi momen pergantian usia, kebahagian besar, duka mendalam, ujian dan pertanyaan.. 17 hari ini telah menunjukkan kepada saya -yang sedang merasa semua mulai atau mungkin terasa datar- bahwa hidup tidak pernah datar selalu ada warna baik gelap, terang, maupun abu.. Allah SWT memang Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya..

 

November, 17

Me, myself and I :D

Wahai Calon Suamiku…

Hey all,, kumaha daramang? :) lama ga ngutak ngatik blog.. sekarang masih belum ada percikan api buat posting ini itu.. *a.k.a malass* :) ) so, lebih intens buat mampir sana sini alias blog-walking alias ngutak ngatik blog orang.. alhasil.. I found it!! *taraaaaa* an axcellent post.. I like it so muchos… happy reading all.. mudah2an menginsiprasi jugaa ^^

________________________________________________________________________________________________________

WAHAI CALON SUAMIKU
 
ketahuilah…
sesungguhnya tidaklah aku ingin menikah melainkan karena aku tidak ingin mati dalam keadaan agamaku ini hanya setengah. [1] dan tidaklah aku ingin menjadi orang yang menikah melainkan karena aku meyakini janji Alloh bagi orang yang menikah itu benar adanya.
 
tahukah kau bahwa setiap hubungan suami isteri yang halal itu adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala?! [2]
tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan isteri maka berguguranlah dari jari jemari dosa-dosa?! [3]
dan tahukah kau bahwa bila seorang isteri meninggal dunia sementara suaminya dalam keadaan ridha padanya maka ia akan masuk surga?! [4] dan bila semasa hidup dia taat kepada Alloh dan taat pula kepada suaminya maka ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yang ia suka?! [5]
 
duhai, calon suamiku…
tidak lah aku ingin menjadi seorang isteri melainkan karena janji Alloh yang satu ini.
karena sesungguhnya aku takut mengetahui bahwa penghuni neraka itu kebanyakan wanita. [6]
dan hanya kepada Alloh aku berharap perlindunganNya dan petunjukNya di manapun aku berada.
 
wahai calon suamiku…
telah ditakdirkan Alloh bahwa akhirnya engkau memilihku.
semoga inilah perlindungan dan petunjuk yang Dia berikan agar aku bisa mendapatkan kebenaran janji Alloh itu…
 
namun, wahai calon suamiku,
aku ingin kau menyadari bahwa aku bukanlah makhluk yang sempurna seperti juga dirimu.
maka mengertilah bahwa setelah kita menikah nanti akan banyak hal baru yang akan sama-sama kita ketahui
insya Alloh, akan kujaga apa yang harus kujaga darimu, dan kuharap kau pun menjaga apa yang harus kau jaga dariku. [7]
bila kau menemukan ketidaksukaanmu padaku karena kekuranganku maka bersabarlah, calon suamiku,
karena kadang-kadang pada sesuatu yang tidak kau sukai, Alloh menjadikan kebaikan padanya. [8]
temukanlah kelebihan yang kau sukai dari diriku, bukankah kau memiliki alasan mengapa kau ingin menikahiku?! [9]
 
tetapi, wahai calon suamiku…
bila ketidaksukaan yang kau temukan itu adalah karena kesalahanku, maka nasehatilah aku, pisahkanlah tempat tidurku dan pukullah aku bila akhirnya aku meninggalkan kewajibanku. [10]
namun janganlah kau bermaksud menyakitiku hingga membahayakan hidupku karena aku adalah bagian dari dirimu. [11]
janganlah kau luruskan kebengkokanku, karena aku bisa patah [12]
tetapi berhati-hatilah terhadapku, karena aku bagaikan gelas kaca [13].
ingatlah bahwa manusia yang baik adalah yang baik pada keluarganya, dan lelaki yang baik adalah yang baik pada isterinya. [14]
 
dan cukuplah engkau menjadikan aku seseorang yang patuh kepadamu dengan menjadi seseorang yang pantas aku patuhi.
sehingga aku mempunyai alasan mengapa aku harus berhias setiap hari, dan mengapa aku harus menjaga diriku, kehormatan dan juga hartamu saat kau tidak ada di sisi… [15] jadikanlah aku sebaik-baik perhiasan duniamu [16], hartamu yang paling berharga [17]…
 
-Mutiara-
*Footnote
1.     Hadits Riwayat Al-Hakim, artinya: Barangsiapa menikah, maka dia telah menguasai separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.
2.     Hadits Riwayat Muslim, artinya: dan kalian jima’ dengan isteri pun sedekah. Bukankah bila syahwat disalurkan pada tempat yang haram maka akan mendapatkan dosa? Maka demikian pula bila disalurkan pada tempat yang halal, maka akan mendapatkan pahala.
3.     Riwayat Maisarah, artinya: Sungguh, ketika suami isteri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan keduanya dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan isteri (meremas-remasnya), berguguranlah dosa-dosa keduanya dari sela-sela jari-jemari.
4.     Hadits Riwayat Ibnu Majah, artinya: Siapapun wanita yang meninggal dunia sedang suaminya meridhainya maka dia akan masuk surga.
5.     Hadits Riwayat Ath Thabrani, artinya: jika seorang wanita mengerjakan shalat  5 waktu, berpuasa satu bulan penuh (Ramadhan), dan mentaati suaminya, maka hendaklah ia memasuki dari pintu surga manapun yang dia kehendaki.
6.     Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Telah diperlihatkan api naar kepadaku, kulihat mayoritas penghuninya adalah kaum wanita.
7.     (a) Hadits Ibnu Abi Syaibah, artinya: Di antara manusia yang paling rendah derajatnya di sisi Allah padahari kiamat adalah seorang suami yang jima’ dengan isterinya lalu menyebarkan rahasianya. (b) Hadits At Tirmidzi, artinya: dan hak kalian (suami) atas mereka (isteri) adalah mereka tidak mengajak orang yang kalian benci untuk mendatangi tempat tidur kalian serta tidak mengizinkan orang yang kalian benci memasuki rumah kalian
8.     An Nisa’: 19, artinya: Dan bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.
9.     Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Seorang wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunanannya,, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.
10.  An Nisa’: 34, artinya: Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya (meninggalkan kewajiban sebagi isteri), maka nasehatilah, pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.
11.  (a) Al-Hujurat: 10, artinya : Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara” (b) Hadits Riwayat: artinya : Perumpamaan kaum muslimin dalam cinta kasih, dan lemah lembut serta saling menyayangi antara mereka seperti satu jasad (tubuh) apabila satu anggotanya merasa sakit, maka seluruh jasadnya ikut merasa sakit.
12.  Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Bersikap baiklah terhadap wanita. Karena mereka itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atas. Kalau kamu berusaha meluruskannya, maka ia akan patah.
13.  Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Wahai Anjasyah, perlahanlah, sebab bawaanmu adalah gelas-gelas kaca.
14.  (a) Hadits Riwayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah, artinya: sebaik2 kalian adalah yang baik kepada keluarganya. (b) Hadits Riwayat Imam Hakim: artinya: sebaik-baik kalian adalah yang baik kepada isterinya
15.  Hadits Riwayat Ahmad, artinya: Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang paling berharga? Yaitu wanita sholihah yang suaminya menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya.
16.  Hadits Riwayat Muslim, artinya: Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah.
17.  Lihat No. 15
 
SUBHANALLAH yaaaaa… :)  
 
 sumber dari blog ini :D

Fw: Nilai Kesetiaan Karena Allah SWT

Nice share dari milis.. :)

Sisi keseharian sang suami yang Insya Allah luar biasa.. Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi sang suami masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang keempat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari sebelum berangkat kerja sang suami sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor sang suami tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi sang suami sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan sang suami lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing sang suami memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat berhasil’. Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:

“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air mata si sulung berlinang.

“Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku…Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian…. *sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit.” Sang bapak menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya Sejenak meledaklah tangis anak-anaknya, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu..dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu……

Akhirnya pertanyaan kepada sang bapak terjawab sudah,,, “’kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa…. Dijawab Sang ayah : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga,pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu.. Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi diasakit…” Sambil menangis ”Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…

”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”.

 

Source: Contact Zisco Online: Muhlanda Aliv AnabaZIS Consultant On LineJl. Turangga 25c Bandung 40263Telp. 022 7332407 Fax. 022 7332478Email. aliv.rumahzakat@gmail.comYM, aliv_rumahzakatMobile. 0838 2082 2674www.rumahzakat.org

Miss cahaya beku, how are you?

Hey blog, I’m baaaack! *bearhug* …

oya! sebelumnya mo ngucapin:

Taqabbalallahuminna wa minkum.. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H

Mudah-mudahan semua amal ibadah di bulan Ramadhan diridhoi Allah SWT dan masih diberikan kesempatan untuk ketemu sama Bulan Ramadhan taun berikutnya.. Amin

Back to our topic..

buat follower *emangnya media kicau :p* yang udah nunggu2 update-an saya… *saha sih saha? meni pede pisaaan* hahaha :p

this is it!

Alhamdulillah Allah SWT masih ngasih berjuta kenikmatan raga dan jiwa serta masa untuk melewati usia yang kesekian (masih muda pokonya)..

Secara fisik yaa.. saya tetep bulat, bundar, gendut chubby nan menggemaskan.. *uhuk *kepedean

Sekarang sudah empat bulan menuju tahun kedua jadi penyusup di ibukota.. yang mana dahulu kala sempet meng’amit-amit’ dan prefer buat tinggal di negeri se eksotis papua barat daripada buat stay di kota yang penuh gedung-gedung tinggi ini… *curcooll.. ketauan banget sering kemakan karma* haha

Baru saja melewati satu tahun masa pembelajaran cinta hidup (*ehm) dengan Mr.A.. ^^ yang tenyata memang terbukti katanya om radityadika kalo cinta itu absurb dan cinta itu kaya kentut katanya mas @poconggg :p dan InsyaAllah akan melewati masa-masa pembelajaran hidup selanjutnya atas restu dan izin Allah SWT bersamanyaaa .. Amin (doa ini doaaa.. Aminin doong pemirsaaa *maksa :p)

Lagi sering nge tweet daripada update facebook apalagi nge-blog.. huehehe.. :p

Tentang hati? Apakabar hati? naahhh ini dia.. sekarang lagi getol-getolnya tinggal di lingkungan yang penuh ke-galau-an.. *ngomong-ngomong tentang GALAU, si sepupu yang aga waras mendefinisikan kata ini dengan GAnteng nan berkiLAU dooongg! langsung saya jejerin temen2 saya yang biasa galau untuk bisa menyandang predikat galau yg satu ini dan hasilnya: NIHIL.. LOL* mari kembali ke jalan semulaaa.. Galau ini juga yang ga cuma sekali dua kali telah berhasil merenggut kekokohan benteng anti galau saya *sori, sedikit lebay*.. kayanya, fenomena galau memang merajalela di kalangan kawula muda seusia saya (yang masih muda pokonya). Well, to be honest, it’s not easy for being mature.. need process.. and I’m on this stage :) . Jadi semakin banyak yang harus dipikirin ga bisa sesantai dan secuek jaman sekolah dulu, karena memang semakin tambah usia, akan semakin banyak peran saya.. just learn to be more realistic  :)

Tentang passion? Job? Honestly, I feel like I’m a mess. Lagi ngerasa udah ga ada tantangan, sering dilema, sedih berkepanjangan yang mengakibatkan sembelit berkepanjangan (naoon sih.. boong deng!). Faktor utama memang karena load kerjaan tahun ini yang ga seoptimal tahun sebelumnya. For me, being someone unproductive is pathetic! ini juga yang lambat laun ngikis semangat kerja saya. I’m on my comfort zone (laziness-red). Dulu, semangat banget buat ngerjain apapun dengan pemikiran apapun ga ada yang percuma, selalu ada pembelajaran dibaliknya. Sekarang? ya bgitulah.. faktor ‘s’ (suuzon).. Astaghfirullah.. Dulu juga semangat 45 buat lanjutin sekolah keluar negeri.. for no other reason but to broaden my knowledge and to make my parents proud! sound on fire?! but no longer same spirit at this moment (ga ngerti saya juga ini tuh mo ngomong apa sebenernya :p). But someone remind me to be focused on my vision and mission. He said there’s nothing useless, if it is my aim to broaden my knowledge, then do it! Someday I’m gonna need it for sure… (maksudnya gitu lah yaaa tau deeh grammar nya bener ato ga.. haha.. maap lagi belajar lagii :D )

Dibalik semua itu, Alhamdulillah yaah *ala syahrini* Allah SWT menganugerahkan saya dengan keluarga, kekasih, sahabat dan siapapun itu termasuk anda yang selalu mengingatkan saya.. untuk tetep positif.. perlu banyak bersyukur.. hidup adalah ibadah.. C’mon miss cahaya beku,SEMANGAT SAMPAI MAMPUS!!!

 

 

Hati

“Kalau penyakit seperti itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ke tempat orang yang membaca Al-Quran atau dengarkanlah baik-baik orang yang membacanya; atau pergilah ke majelis pengajian yang mengingatkan hati kita kepada Allah; atau carilah waktu dan tempat yang sunyi, kemudian ber-khalwat-lah untuk menyembah-Nya. Misalnya, di tengah malam buta, ketika orang-orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, memohon ketentraman jiwa, ketentraman pikiran, dan kemurnian hati kepada-Nya. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, maka mintalah kepada Allah agar diberi hati yang lain karena hati yang kau pakai saat ini bukanlah hatimu.” (Al-Hadist)

thank you sharty,, for reminding me :)

hello..

yuuhuuu,, anybody home? :p

rasanya udah bertahun-tahun ga coret-coret di blog.. dengan alasan klise ‘ga ada ide’ atau lebih simple nya ‘malas’ :p

and its been a long long time ago I haven’t read email daily,, since I lost my super-fast-internet-connection,, :D

Satu per satu surat elektronik yang saling berbalas saya buka,,

banyak salam dari kawans yang sedang bertugas di laut sini, laut sana, gunung sini, gunung sana,, lintas pulau, lintas benua,, :D

rasanya, baru kemarin kemarin kami bertoga bersama diiringi himpunan manusia berjaket oranye melintasi taman sari-ganesha..

jalan manusia masing-masing berbeda,,,

time,, you run so fast,,

Me and Mr. A :)

A brief overview of me and him… :)

Me and Mr. A.. have been knowing each other since we wore daily blue-white uniform,, with 3 times 365 days at the same school and 2 years togetherness at the same class,, but no intents communication or even a simple chit-chat,, He focused on playing football with our other boy-friends while me, busy of studying, taking course, and playing with my girl-friends,, :p

Me and Mr. A.. continued feel the same atmosphere of 3-years white-grey uniformed moment at the same place and even ‘enjoyed’ the high-tense moment for facing the last year being a high school students at the same class.. Still, with no intents conversation.. All I know about him was: the time when he sit in front of my desk seriously doing the physics task (as he was crazy in love with physics) and me? never stop taking re-test for physics.. LOL.. But once, we were on the same group discussing the formula of body movement for final-workout-test.. I remembered he was such a ‘cool’ boy (less talk) I guess,, hihi :p

Me and Mr. A.. went to a same place (again) called campus for more than 4 years.. I took a technical major while he took a design major, which made me feel curious about his decision of not taking physics major.. :D

The first 3 years,, Still no intents conversation,, met just once, twice, three times or four (do not know exactly how many times) at the bike-parking,, say ‘hi, hello, how are you’ continued with my silly question “how could you be that thin?” LOL.. then once or twice we  had a walk together from the park for several meters away to got through our class…

>>TO BE CONTINUED… LOL